Jumat, 14 Mei 2010

MEESTER CORNELIS

Nama sebuah kawasan yang terkenal pada masa Hindia-Belanda ini merujuk pada seorang tuan tanah bernama Meester Cornelis Senen. Dia BUKAN seorang warga Belanda, melainkan warga Pulau Lontar, Banda - Maluku yang dikirim ke Batavia oleh Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen pada tahun 1621.

Di Batavia, Cornelis Senen menjadi seorang guru agama Kristen dengan membuka sekolah pada tahun 1635. Kemampuannya dalam berbahasa Banda-Maluku, Melayu, Portugis dan Belanda membuatnya mampu berkesempatan memimpin doa dan berkhotbah sehingga mendapat tambahan gelar ‘MESTEER’ di depan namanya.

Setelah 10 tahun melayani umat Kristen di Batavia, ia diangkat menjadi proponent - calon pendeta. Untuk itu ia harus belajar katekisasi (pelajaran saat akan menempuh ujian untuk menjadi seorang pendeta pada tahun 1657) tetapi ditolak panitia ujian kemungkinan karena ia seorang pribumi asli.

Walaupun demikian,ia masih diberi kesempatan untuk memiliki sebidang tanah luas di tepi Kali Ciliwung, 20 km dari Batavia (kawasan KOTA di Jakarta sekarang). Tanah luas penuh pepohonan jati itulah yang kemudian dikenal dengan nama MEESTER CORNELIS ... atau yang sekarang dikenal dengan nama JATINEGARA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar